Skip to main content

Definisi Passive Voice Beserta Rumus Dan Contohnya

Definisi Passive Voice Beserta Rumus dan Contohnya Definisi Passive Voice Beserta Rumus dan Contohnya

Pengertian, Rumus, dan Contoh Kalimat Passive Voice

- Passive voice merupakan salah satu struktur bahasa di dalam grammar yang patut kita ketahui. passive voice merupakan gaya goresan pena dimana objek dari kalimat berkembang menjadi subjek kalimat.

Kemudian bagaimana kalimat passive voice sanggup terbentuk? Passive voice terbentuk dikala sesuatu yang biasanya diselesaikan oleh subjek kalimat menjadi diselesaikan oleh objek kalimat.

Di dalam penulisan passive voice, siapapun yang melaksanakan agresi didalam sebuah kalimat, itu bukanlah subjek dari kalimat tersebut.

Contoh :
  • The Homework was completed by Jennie. (PR telah diselesaikan oleh Jennie)
Walaupun "Jennie" telah menuntaskan "homework", "Jennie" bukanlah subjek dari kalimat tersebut. Subjek dari kalimat diatas yaitu "homework."

Di dalam passive voice, seseorang yang terlibat dalam agresi dalam kalimat akan ditempatkan di final kalimat sesudah verb.
  • The cake was eaten by Lisa. (Kuenya telah dimakan oleh lisa)
Lagi, di dalam kalimat ini, "The cake" menjadi subjek dari kalimat.

Lalu Bagaimana Passive Voice Terbentuk?

Kalimat passive voice terbentuk dikala apa yang harusnya menjadi objek dari kalimat, berkembang menjadi subjek kalimat.

Untuk membentuk kalimat dalam passive voice, subjek kalimat harus diikuti dengan "to be" verb dengan sebuah past participle.

Cara Membentuk Kalimat Passive Voice
  1. Dimulai dari kalimat bentuk active voice
    - Jennie bought clothes
    - "Jennie" yaitu subjek: "clothes" yaitu objek.
  2. Objek kalimat dirubah menjadi subjek kalimat
    - The clothes
  3. Tambahkan "to be" dan past participle
    - The clothes were bought
  4. Tambahkan subjek yang bekerjsama di final kalimat yang di awali dengan preposition
    - The clothes were bought by Jennie
Apa Perbedaan Passive Voice dan Active Voice?

Passive voice yaitu dikala sesuatu yang seharusnya menjadi subjek kalimat berkembang menjadi objek kalimat. Sedangkan active voice terjadi dikala subjek kalimat benar benar melaksanakan agresi dari kalimat tersebut.

Contoh Active Voice
  • Bimo plays videogame
Dalam kalimat diatas, 'Bimo' sebagai subjek yang melaksanakan 'plays videogame'

Contoh Active vs Passive Voice
  • Bimo plays football (aktif)
  • The videogame was played by Bimo (pasif)
Subjek kalimat diatas jelas-jelas berbada, dimana dalam passive voice, subjeknya berada di final kalimat (bertindak sebagai objek), sementara objek kalimat berada di depan kalimat (bertindak sebagai subjek).

Contoh Kalimat Passive Voice

Kami akan memperlihatkan 10 pola untuk kalimat passive voice biar kalian sanggup lebih mengerti bagaimana kalimat pasif dalam bahasa inggris sanggup terbentuk.
  1. The cat was rescued by firefighters. (kucing itu diselamatkan oleh pemadam kebakaran)
  2. The mail was delivered by postman this morning. (Surat itu diantarkan oleh pak pos pagi ini)
  3. My laptop has been fixed by repairman. (Laptopku sudah diperbaiki oleh tukang reparasi)
  4. The play was written by Shakespeare. (Drama itu ditulis oleh Shakespeare)
  5. My shoes are washed every week. (Sepatuku dicuci setiap seminggu sekali)
  6. The supermarket will be closed. (Supermarket itu akan ditutup)
  7. A book was bought by Kimmy. (Sebuah buku telah dibeli oleh Kimmy)
  8. The letters written by Lucy. (Surat itu ditulis oleh Lucy)
  9. The movie has been watched by him. (Film itu telah ditonton olehnya)
  10. The prescription is given by doctor. (Resep itu diberikan oleh dokter)

Terimakasih sudah membaca pengertian, rumus, dan pola passive voice dalam bahasa Inggris. Semoga sanggup membantu kalian dalam berguru bahasa Inggris di sekolah. Silahkan berikan komentar pada kolom komentar di bawah ini, dan jangan lupa untuk share ke sosial media kau ya. Good luck and have a nice day!

Popular posts from this blog

Materi Dan Soal Latihan Telling The Time (Jam Dan Waktu)

Cara Membaca Jam dalam Bahasa Inggris  Hello everyone, how are you today? Hari ini kami akan membahas wacana bahan Jam dan Waktu dalam bahasa inggris. Di dalam kehidupan sehari-hari kita niscaya tidak pernah lepas dari yang namanya waktu, adanya siang dan malam, kemudian jam berapa kita biasanya berangkat ke sekolah, jam berapa program TV favorit kita tayang, dan lain sebagainya. Kita tentu harus bisa membaca Jam tersebut supaya kita tahu pukul berapa sekarang. Istilah yang sering muncul dalam Telling Time a.m : ante meridiem (dimulai dari jam 12 malam hingga jam 12 siang) p.m : post meridiem (dimulai dari jam 12 siang hingga jam 12 malam) Long hand : Jarum panjang Short hand : Jarum pendek Second hand : Jarum detik Alarm clock : Jam beker Clock : Jam dinding Watch : Jam tangan Hour : Jam Minute : Menit Second : Detik O'clock : Digunakan untuk menandakan jam saat jarum panjangnya sempurna ke jam 12. Past : Lebih To : Kurang A quarter : Seperempat (15 meni...

Materi Daily Activity Beserta Pola Teks Dan Soal Latihannya

Halo teman-teman, bertemu lagi dengan kami di www.. Hari ini kami akan membahas wacana Daily Activity. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita mempunyai kegiatan-kegiatan yang rutinnya kita lakukan sehari-hari, dari mulai berdiri tidur, mandi, berangkat ke sekolah, makan, dan seterusnya. Makara Daily Activities disebut juga acara sehari-hari yang biasanya dilakukan setiap hari oleh kita. Teks daily activities memakai Simple Present Tense dan mempunyai susunan yang runtut dari aktifitas ke aktifitas yang lainnya. Sebelum ke pembentukan kalimat dan teks mari kita baca vocabulary wacana daily activities di bawah ini. Vocabulary Daily Activities Wake up = Bangun Brush my teeth = Menggosok gigiku Comb my hair = Menyisir rambutku Clean the house = Membersihkan rumah Play with my friends = Bermain bersama teman-temanku Water the flowers = Menyiram bunga Take a bath = Mandi Wash my face = Mencuci muka Eat breakfast = Sarapan Study at school = Belajar di sekolah Watch TV =...

Materi Dan Soal Bahasa Inggris 'Numbers' (Angka) Kelas 2 Sd

Hello people How are you today? Pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal numbers atau dalam bahasa indonesianya ialah angka. Numbers ini merupakan bahan untuk kelas 2 SD, walaupun sebelumnya sudah pernah di ajarkan di kelas 1 namun kini di kelas 2 akan diperlebar lagi wawasan perihal numbers ini. Numbers dibagi menjadi dua bab yaitu cardinal numbers dan ordinal numbers. Tanpa basa kedaluwarsa lagi mari kita eksklusif saja simak penjelasannya berikut ini Cardinal Numbers Cardinal numbers ialah angka yang menyatakan berapa banyak benda, orang, atau binatang contohnya one, two, three, four, five, six, seven, eight, nine, ten, dan seterusnya. Namun hati-hati dalam penulisan angka 14 dan 40 dengan huruf. 14 yaitu “fourteen”, 40 “forty”, alasannya ialah biasanya banyak orang yang salah dalam membacanya, kadang 40 dibaca “fourty” padahal tanpa abjad “u”. Begitu juga dengan angka 5 “five”, 15 “fifteen”, 55 “fifty five” 105 “a hundred five” dan seterusnya. Kadang banyak or...